Pantau Pendistribusian Bantuan Pangan: Pemerintah Desa Jatiwangi Cikarang Barat Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
BEKASI // mediasuaraindonesia id / Pemerintah Desa Jatiwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, bersama unsur terkait melakukan pemantauan langsung terhadap proses pendistribusian Bantuan Pangan (Banpang) Nasional yang digelar di Kantor Desa, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan menjamin penyaluran berjalan lancar, aman, dan diterima tepat oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.
Pemantauan dipimpin langsung kasi kesra Desa Jatiwangi, didampingi perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Bulog, dan tim verifikasi data. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa seluruh tahapan—mulai pengecekan kualitas beras, penghitungan jumlah alokasi, hingga penyerahan kepada warga—dilakukan sesuai prosedur data yang ada
“Kami pastikan setiap penerima mendapatkan haknya sebesar 10 kilogram perkarung mendapatkan 2 karung beras 4 kantong plastik minyak, kualitas terjamin, dan tidak ada potongan apa pun. Data penerima sudah diverifikasi ulang agar hanya warga yang benar-benar berhak yang menerima bantuan ini,” ujar maman priyadi saat ditemui di lokasi distribusi.
Untuk periode Juni 2026 ini, tercatat sebanyak 654 KPM di Desa Jatiwangi mendapatkan jatah bantuan. Beras disalurkan melalui kerja sama Perum Bulog dengan titik pengambilan di kampung Babakan rt 001/001
Salah satu penerima, Siti Aminah (48), warga babakan, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. “Berasnya bagus, bersih, dan kami ambil tanpa dipungut biaya sepeser pun. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan kami,” katanya.
Pihak desa juga membuka ruang pengaduan. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan ketidaksesuaian, penyimpangan, atau kendala selama proses penyaluran. Data penerima bisa dicek mandiri lewat situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi resmi Kemensos.
Kepala dusun tiga misnan,menambahkan bahwa pendistribusian berjalan tertib dan aman. “Hingga akhir kegiatan, tidak ada keluhan atau masalah. Kami terus berkoordinasi dengan kecamatan dan kabupaten agar bantuan selanjutnya makin lancar dan tepat guna,” pungkasnya.
Pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah agar program bantuan sosial benar-benar meringankan beban ekonomi warga, khususnya di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok saat ini.(Misnan)



