Program Gampang Kerja Didukung,Program Pemagangan jadi Prioritas LSM GIAS Tekankan SDM Unggul

Tangerang // mediasuaraindonesia.id /  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM GIAS Kota Tangerang mendorong program pemagangan sebagai strategi unggulan dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten, sekaligus menjadikan Kota Tangerang sebagai kota layak investasi. Aspirasi tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kota Tangerang yang juga dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang dan Direktur MEI Konsulting di ruang rapat Astiten II Daerah Kota Tangerang, dengan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat program unggulan “Gampang Kerja”.Rapat Dengar Pendapat di Ruang Asisten II Daerah Kota Tangerang menempatkan program pemagangan sebagai solusi peningkatan daya saing industri dan kualitas tenaga kerja

Ketua DPD LSM GIAS Kota Tangerang, Ajis Pramuji, menegaskan bahwa Program pemagangan harus diposisikan bukan sekadar program ketenagakerjaan, Investasi tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur SDM. Ketersediaan tenaga kerja terampil Soft skills, serta kesiapan tenaga kerja menghadapi tantangan global adalah faktor utama penentu daya tarik investasi.”tetapi juga sebagai pilar utama investasi SDM.

“Kota Tangerang tidak hanya butuh pabrik atau perusahaan baru, tapi juga tenaga kerja unggul yang siap pakai. Program Pemagangan Pelatihan dunia industri Menjamin ketersediaan tenaga kerja kompeten di semua sektor (industri, jasa, teknologi, UMKM). adalah jembatan strategis untuk mewujudkan SDM kompeten yang akan mendukung iklim investasi,” ujarnya.

Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujanhg Hendra , menyampaikan dukungan penuh terhadap gagasan ini. “Kami akan memperkuat regulasi dan fasilitas pemagangan agar menjadi program unggulan daerah. Dengan begitu, pengangguran bisa ditekan sekaligus menarik investor yang membutuhkan SDM berkualitas,Meningkatkan daya tarik investasi dengan menghadirkan ekosistem tenaga kerja yang siap pakai,Menciptakan iklim ketenagakerjaan berkelanjutan yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.” katanya.

Sementara itu, Direktur MEI Konsulting,Ir.Didin , menilai bahwa kebutuhan investor selalu berkorelasi dengan ketersediaan tenaga kerja.“Investasi tidak akan berkelanjutan jika SDM-nya tidak siap. Program pemagangan berbasis kompetensi inilah yang akan menjawab kebutuhan dunia usaha, baik lokal, nasional, maupun internasional,” jelasnya.

Dengan penguatan program pemagangan dunia industri dan stadarisasi peraturan industri , Kota Tangerang diharapkan mampu mencetak tenaga kerja unggul dan memperkuat posisinya sebagai hub investasi SDM di Provinsi Banten, sekaligus menopang visi Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup